Rabu, 27 November 2013

cerpen romantis : i choose to love you

“ I Choose To Love You “

            Akhirnya, hari yang ku tunggu-tunggu ini datang juga, dimana hari kelulusanku dari SMA !! Hai... namaku Yeon Hee. Sekarang adalah hari kelulusanku. Tetapi saat ini perasaanku tidak seperti teman-temanku yang lain, yang sedang bersorak-sorak, sekarang yang sedang aku rasakan adalah hatiku sangat bimbang, aku takut, perasaanku bercampur tidak menentu, aku sangat ingin jujur pada lelaki yang sangat aku sayang, tapi aku rasa dia akan marah besar padaku. Apa yang harus aku lakukan? Siapapun bantu aku !

            “ Yeon Hee ... “ aku merasa ada yang memanggilku, dan aku mengenal suara ini. “ Park Yeon Hee .. “ iya!! Benar sekali aku kenal, dia adalah lelaki yang sangat aku sayang . dan dia pun menghampiriku dengan membawa sesuatu di belakang punggungnya itu .
            “ Minwoo~ya.. “ aku pun langsung menghampirinya yang memanggilku, dan langsung aku peluk erat tubuhnya .
            “ Ya!! Sakit .. “ ringisnya kesakitan . “ Yeon Hee~ya .. Selamat yaa... “ serunya lembut, dan ia pun melepaskan pelukanku .
            “ Ya!! Bukankah kau juga lulus? Atau jangan-jangan kau tidak lulus? “ tidak tau apa yang salah dari perkataanku itu, tetapi tiba-tiba saja ia memukul dahiku . “ Ya!! Apa yang kau lakukan? Mengapa kau memukul dahiku? Ini sangat sakit .. “ ringisku kesakitan .
“ habis pertanyaanmu itu sangat tidak masuk akal, mana mungkin laki-laki semanis dan setampan aku ini tidak lulus? Kau sangat bodoh !! “  jawab Minwoo dengan nada suaranya yang sedikit kesal padaku, dan lagi-lagi dia memukul dahiku untuk yang kedua kalinya .
Yaaak...!!
Park Yeon Hee... “ suara laki-laki dari sebrang pun terdengar oleh aku dan Minwoo, dan suara itu aku sangat kenal, ya! Benar aku kenal, karena dia....
Apa? Jeongmin? .. “ aku pun sangat terkejut atas kehadiran Jeongmin di sekolahku. Dan Jeongmin pun mendekat padaku lalu memelukku di depan Minwoo . alhasil Minwoo pun sangat terkejut .
Apa? Dia siapa? “ tanya Minwoo padaku, tetapi jujur aku sangat gugup .
hhhh .. dia ..
Kenalkan namaku Jeongmin, dan aku adalah tunangan Yeon Hee .. “ seru Jeongmin yang memotong pembicaraanku dan memperkenalkan dirinya sendiri pada Minwoo.
Apa? Tunangan? Tapi kan Yeon Hee baru saja lulus SMA? “ teriak Minwoo yang sangat terkejut atas pembicaraan Jeongmin tadi .
“ iya .. aku tunangan Yeon Hee,aku sudah di jodohkan dengannya sejak pertengahan dia SMA, dan orang tuanya berjanji padaku bahwa Yeon Hee akan tunangan denganku saat ia sudah lulus SMA... baiklah kalau begitu.. aku tidak bisa lama-lama disini, aku datang untuk menjemput Yeon Hee dan membawa nya untuk membeli baju untuk tunanganku nanti dengannya.. oke bye .. “ ucap Jeongmin panjang lebar, lalu dia pun membawa ku menuju mobilnya, sebenarnya aku tidak mau masuk ke dalam mobilnya , tetapi aku dipaksa untuk masuk.

‘ maafkan aku Minwoo .. aku sangat meminta maaf padamu, biarlah kamu yang mengetahuinya sendiri tentang ini, dan sekali lagi maafkan aku .. ‘

            Minwoo pun hanya berdiam diri di tempat ia berdiri tadi saat dengan Yeon Hee, Minwoo pun hanya dapat melihat mobil yang di naikki oleh Yeon Hee yang lama-lama semakin menjauh, dan tiba-tiba benda yang ia bawa di belakang punggungnya itu terjatuh, tetapi Minwoo tidak memperdulikan benda itu, sekarang hatinya sedang hancur. Lalu Minwoo pun langsung pergi dengan hati yang hancur, tetapi Minwoo tidak memperdulikan benda itu, sekarang hatinya sedang hancur dan berantakan. Lalu Minwoo pun langsung pergi untuk pulang dan membiarkan benda tersebut .

~              “           ~        “         ~      “      ~       “       ~       “       ~

#Rumah Yeon Hee

Yeon  hee~yaa !! jadi kamu baju mau pakai baju yang mana sama pertunangan kita nanti? “ tanya  Jeongmin padaku, jujur aku tidak memperdulikannya, karena aku tidak punya perasaan sama sekali padanya, aku hanya sayang pada Minwoo, apa aku harus jujur padanya? “ Yeon Hee~ya? Kamu tidak apa-apa? Kamu sakit? “ tanya Jeongmin yang membuatku sangat terkejut .
“ hhh... aku hanya tidak enak badan,,, “ jawabku mencari alasan agar Jeongmin tidak curiga padaku .
Apakah kamu sedang memikirkan Minwoo? “ tanya Jeongmin yang berhasil membuat wajahku pucat .
Yakk!! Kau ini .. “ aku pun menjitak dahinya, dan Jeongmin pun meringis kesakitan .
Bohong!!  Aku tau jika kau itu tidak sayang bukan padaku ? “ pertanyaan Jeongmin pun telah membuatku mengingat Minwoo.
hhh...
Lebih baik kau jujur padaku sebelum semuanya terlambat .. “ serunya sambil mengelus rambutku .
Maafkan aku.. Maafkan aku Jeongmin~ah .. “ jawabku yang sedang menangis di hadapannya, aku pun menutup wajahku dengan kedua tanganku .
Sudahlah tidak apa-apa, aku malah senang karena kamu ingin jujur padaku, sebenarnya, aku sudah tau sejak awal, jadi kau jangan menangis lagi, lebih baik kau cari Minwoo, dan kau minta maaf padanya .. “ seru Jeongmin yang sangat baik padaku, jujur dia adalah lelaki yang paling baik yang pernah aku kenal .
Baiklah, terima kasih Jeongmin... “ jawabku singkat lalu aku pun langsung pergi meninggalkan Jeongmin .




‘ maafkan aku Jeongmin, aku memang jahat, aku ini tidak tau diri  !! Sedangkan kau sangat baik padaku walaupun aku sudah mengkhianatimu !! sekali lagi ,, maafkan aku ‘


            ~        “      ~       “      ~       “      ~       “        ~      “      ~       “     ~     “     ~

#Rumah Minwoo

            “ Jadi selama ini Yeon Hee mempunyai calon tunangan? Dan dia tidak pernah mengatakannya padaku? Lalu sekarang? Apa yang harus aku lakukan? Aku sangat sayang padanya... apa harus aku melupakannya? “ Minwoo pun bingung apa yang harus ia lakukan sekarang, karena hatinya kini sedang sangat hancur, tetapi tiba-tiba saja, ada sebuah tangan yang memegang pundaknya, dan itu adalah sahabat dekatnya Minwoo .
            “ Yaa!! Sudahlah .. apa untungnya bagimu memikirkan wanita yang tidak pernah peduli padamu? “ seru sahabat Minwoo itu yang bernama Ha Na .
            “ tapi mana mungkin aku bisa melupakan wanita yang sangat aku sayangi? Dan sangat membuatku nyaman jika berada di dekatnya? “ jawab Minwoo pada sahabatnya itu, dan jawabannya itu membuat Ha Na terdiam .
            “ Apa tidak cukup sudah ada aku yang selalu berada di sampingmu? “ tanya Ha Na dengan nada suara yang sedikit tinggi .
            “ tapi kau ini adalah sahabatku, dengan adanya sahabat itu belum cukup jika belum ada wanita yang aku sayangi ... “ jawab Minwoo asal, dan jawabannya kini benar-benar membuat Ha Na menangis, lalu Minwoo memutar balikan badannya, dan seperti tidak memperdulikan Ha Na .
            “ Lalu apakah tidak cukup juga sudah ada wanita yang mencintaimu dan selalu ada untukmu?


            Deg ...
            Deg...
            Deg...
            Deg...
‘ apa yang dia katakan? ‘

            “ Apa yang kau katakan? Hah!! “ bentak Minwoo pada Ha Na, tetapi tidak ada jawaban dari Ha Na karena tangisan Ha Na semakin mendalam, dan hatinya pun semakin sakit juga, karena ulah Minwoo . “ Maafkan aku Ha Na, aku memang sahabat yang sangat jahat.. aku menyesal .. “ ucap Minwoo sambil menghapus air mata Ha Na yang terus mengalir di pipinya .
            “ Sudahlah, jangan kau pedulikan aku, pergi saja sana, kau cari wanita itu!! “ jawab Ha Na dengan nada jutek lalu sambil menangkis tangan Minwoo dari pipinya itu .
            “ Kau marah padaku? “ tanya Minwoo lembut .
            “ Sudahlah, kau ini adalah sahabatku Minwoo, sebaiknya kau kejar cintamu itu, biarkan aku memendam perasaan ini, dan satu hal lagi, cinta itu tidak untuk dipaksakan bukan? “ seru Ha Na sambil memegang pipi Minwoo dan tersenyum manis padanya, lalu Minwoo pun memegan tangan Ha Na yang masih memegang wajahnya itu.
            “ Ha Na.. Kau sungguh sahabat yang sangat baik yang pernah aku kenal, tidak pernah aku akan melupakanmu.. “ seru Minwoo dan langsung memeluk tubuh Ha Na sangat erat .
            “ Yasudah sekarang kau kejar cintamu itu, nyatakan perasaanmu.. jangan mudah menyerah !! Hwaitting ... !! “ seru Ha Na yang sedang memberi semangat pada Minwoo, lalu Minwoo pun langsung pergi meninggalkan Ha Na.. Lalu Minwoo lwbih memilih pergi ke taman tempat dimana ia sering berdua dengan Yeon Hee .


            ~      “      ~      “      ~      “      ~      “      ~     “     ~     “      ~     “     ~    “     ~

‘ aku bodoh ! sungguh bodoh !! aku telah mempermainkan perasaanku sendiri,, dan sekarang aku tidak berani untuk menemuin Minwoo? Lebih baik aku ke taman saja untuk menenangkan pikiranku, karena disana tempat aku dengan Minwoo sering bertemu... sekarang aku sangat tak berguna !!!! .... ‘ gumamku kesal pada diriku sendiri,sekarang aku merasa tidak ada artinya lagi di dunia ini, apa harus aku mengakhiri hidupku? Aku lebih baik pergi ke taman dekat danau untuk menenangkan pikiranku yang sangat kacau .

# Taman .

            “ eo? Siapa lelaki yang duduk di tempat yang biasa aku duduk dengan Minwoo?
Siapa dia? “ ucapku yang heran dengan lelaki yang sedang duduk di pinggiran danau, yang sedang melempar batu-batu kecil ke danau . lalu aku pun menghampiri lelaki yang sedang duduk itu “ siapa kau? “ tanyaku.
            “ aku .... “
            “ Minwoo? “ teriakku terkejutt, lalu aku pun langsung memeluknya erat . dan tiba-tiba saja aku pun menangis di pelukannya.
            “!ya!! Jangan menangis di depanku!! Apalagi di pelukanku seperti ini!! Kau kenapa? Berhentilah menangis... Mengerti! “ bentak Minwoo padaku karena aku telah menangis dalam pelukannya, tetapi dengan cepat aku pun berhenti menangis dan langsung menghapus air mataku .
            “ aku sudah tidak menangis kan? Jadi berhentilah memarahiku!! “ seruku juga padanya dengan nada agak tinggi .
            “ ada apa kau kesini? Bagaimana acara tunanganmu? “ tanya Minwoo dengan nada mengejek dan senyuman licik .
            “ jangan kau omongi lagi tentang pertunangan itu, sudah aku batalkan, dan ini semua karenamu Minwoo !!! “ seruku dengan nada yang tinggi lagi dengannya .
            “ apa yang kau katakan? Hah..!! “ bentaknya padaku .
            “ iya ini semua karenamu, karena aku sayang padamu !! “ jawabku sambil berteriak, dan ia pun diam membatu .
Deg ...
Deg ...
Deg ...
Deg ...
‘ apa yang ia katakan? Apakah itu kenyataan? Atau aku sedang bermimpi? ‘ gumam Minwoo di dalam hatinyaa .

            “ ini bukanlah mimpi.. ini kenyataan Minwoo .. “ seruku seraya bisa membaca pikiran Minwoo .
            “ lalu mengapa kau memilihku?“ tanyanya dengan tatapan serius.
            “ aku harus belajar memilih seseorang yang aku sayangi, aku tidak boleh mempermainkan hatiku sendiri, dan aku hanya mencintaimu Minwoo .. “ jawabku pada Minwoo, lalu aku pun tersenyum manis pada Minwoo. Tetapi tiba-tiba saja Minwoo pun langsung memelukku erat .
            “ aku juga mencintaimu.. Dan aku tidak akan menyakitimu Yeon Hee .. “ seru Minwoo yang berbisik di telingaku, dan aku pun merasa sangat nyaman berada di pelukkannya, Minwoo~ya aku mencintaimu .





~’~   END   ~,~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar