Kamis, 22 Januari 2015

TinkerBell

Have you ever wondered how nature gets its glow – who gives it light and color as the seasons come and go?
Saya dan Tere sedang menemukan keasyikan baru. Nonton TinkerBell. Hehehehe…penting? Banget..
TinkerBell adalah salah satu ikon disney yang cukup populer. Kita mengenalnya lewat film Peter Pan. TinkerBell adalah sahabat Peter yang senantiasa membantu the never grown up boy itu… Seingat saya, dulu ketika membaca kisah Peter Pan, saya ngefans berat sama TinkerBell. Bahkan, saya sampai sebel sama tokoh Wendy yang mengalihkan perhatian Peter dari TinkerBell.
Film TinkerBell yang saya tonton ini adalah film yang berkisah tentang asal-usul peri kecil berbaju hijau ini. Film ini baru dibuat sekitar tahun 2008, sekuelnya sudah ada dengan judul Tinkerbell, The Lost Treasure. So, film pertama ini bersetting di tempat kelahiran TinkerBell.
Penguin atau pinguin (ordo Sphenisciformes, famili Spheniscidae) adalah hewan akuatik jenis burung yang tidak bisa terbang dan secara umum hidup di belahan Bumi selatan.
Di seluruh dunia terdapat 16 spesies penguin tergantung pada apakah dua spesies Eudyptula dihitung juga sebagai spesies. Walaupun seluruh jenis penguin awalnya berasal dari belahan bumi selatan, namun penguin tidak hanya ditemukan di daerah dingin atau di Antartika saja. Terdapat tiga spesies penguin yang hidup di daerah tropis. Salah satu spesies hidup di Kepulauan Galapagos (Penguin Galapagos) dan biasanya menyeberangi garis khatulistiwa untuk mencari makan.
Spesies penguin terbesar adalah Penguin Kaisar (Aptenodytes forsteri) dengan tinggi mencapai 1,1 meter dan berat 35 kilogram atau lebih.
Spesies penguin terkecil adalah Penguin Peri (Eudyptula Minor) dengan tinggi sekitar 40 cm dan berat satu kg. Secara umum, penguin yang berukuran besar lebih dapat mempertahankan suhu tubuhnya sehingga dapat bertahan di daerah dingin, sementara penguin yang berukuran lebih kecil biasanya ditemukan di daerah yang lebih hangat bahkan daerah tropis.
Umumnya penguin memakan krill (sejenis udang), ikan, cumi-cumi dan hewan air lainnya yang tertangkap ketika berenang di laut dengan paruhnya. Penguin dapat meminum air laut karena kelenjar supraorbital pada tubuhnya menyaring kelebihan garam laut dari aliran darah. Garam ini lalu dikeluarkan dalam bentuk cairan lewat saluran pernapasan penguin.
Penguin terlihat tidak takut dengan kehadiran manusia. Mereka akan mendekat pada kelompok peneliti yang sedang mempelajari mereka.
Namun satu bentuk pertengkaran besar antar penguin akan terjadi jika seekor ibu penguin kehilangan anaknya (karena tidak bisa bertahan dalam badai besar atau dimakan oleh hewan pemangsa). Jika seekor anak hilang, maka ibu penguin akan "mencuri" seekor anak penguin dari ibu penguin yang lain. Tingkah laku ini menarik perhatian ilmuwan. Menariknya, penguin-penguin betina lain dalam kelompok penguin tersebut tidak menyukai "pencurian" ini dan akan menolong dan "membela" ibu penguin yang anaknya dicuri.
Tubuh penguin sangat sesuai untuk berenang dan hidup di air. Sayapnya merupakan pendayung dan tidak mampu untuk terbang. Di daratan penguin menggunakan ekor dan sayapnya untuk menjaga keseimbangan ketika berjalan.
Setiap penguin memiliki warna putih di sebelah dalam tubuhnya dan warna gelap (biasanya hitam) di sebelah luar tubuh. Hal ini berguna untuk kamuflase. Hewan pemangsa seperti singa laut dari dalam air akan sulit untuk melihat penguin karena perutnya yang berwarna putih bercampur dengan pantulan permukaan air laut. Sedangkan permukaan gelap pada punggungnya juga menyamarkan penguin dari pandangan hewan pemangsa di atas air.
Penguin mampu berenang dengan kecepatan 6 hingga 12 km/jam bahkan pernah tercatat hingga 27km/jam. Penguin yang berukuran kecil biasanya menyelam selama satu hingga dua menit dari permukaan air untuk menangkap makanan. Penguin yang berukuran lebih besar, yaitu penguin emperor bisa menyelam lebih dalam hingga 565 meter selama 20 menit.

Kamis, 15 Januari 2015

Pemasaran Online:
  
  Pemasaran Online adalah pemasaran secara online yang dilakukan melalui sistem komputer online interaktif yang  menghubungkan pelanggan dengan penjual secara elektronik
   
Manfaat Pemasaran Online:
 
-Bagi Pembeli :     -Nyaman      
                              - Akses dan pilihan lebih lengkap
                              - Interaktif dan lebih cepat
                              -Memberi banyak akses dan informasi  
-Bagi Penjual:      - Efektif hubungan dengan konsumen
                              - Dapat di atur dengan tepat
                              - Menekan biaya efektif dan Efisien
                              - Medium Global
Tantangan Pemasaran Online:
 
- Keterapan dan pembelian konsumen yang terbatas
- Demografis dan psikografis pengusaha menjadi menyimpang
- Kekacauan dan kesemerautan
-Keamanan
-Kepedulian etis